Selamat Datang di Blog GKJ Kismorejo Karanganyar, Semoga dapat menjadi berkat bagi kita. Visi : “Mitra Allah Yang Tangguh Mewujudkan Damai Sejahtera”. Tuhan Memberkati.
Tampilkan postingan dengan label Renungan Harian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan Harian. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Juni 2015

Renungan Minggu, 14 Juni 2015

Biji Sesawi Yang Hidup
(Yeh 17:22-24; Mzm 92:2-5, 13-16; 2Kor 5:6-17; Mrk 4:26-34)

Bagaimana kinerja Kerajaan Allah (KA) atau pemerintahan Allah? Tidak ada yang tahu. Manusia terlalu kecil daya tangkap pengetahuannya dibanding kinerja KA, yang maha besar dan maha dahsyat. Melingkupi seluruh alam semesta, sejak jaman Bapa Adam, masa kini hingga akhir jaman, bagi manusia dan seluruh ciptaan Allah. Kinerja yang terus-menerus memproduksi kehidupan, damai sejahtera, keselamatan bagi seluruh ciptaan.
Kerajaan Allah diumpamakan sebagai sebuah biji sesawi (Mrk 4:31). Perumpamaan ini memiliki makna: (1) Kehidupan. Biji sesawi bukan barang mati, tapi barang hidup. Meski kecil bahkan hampir tidak terlihat, tetapi di dalam biji sesawi ada kehidupan.

Senin, 18 Mei 2015

RENUNGAN, Minggu 17 Mei 2015

DIPELIHARA OLEH ALLAH YANG HIDUP
(Kis 1:15-17,21-26; Mzm 1:1-6; 1Yoh 5:9-13; Yoh 17:6-19)

Pemeliharaan Allah adalah nyata dalam hidup manusia. Pemeliharaan yang menjadikan fisik sehat dan kuat, iman teguh kepada Yesus Kristus, mental tangguh mengadapi persoalan, maupun pikiran konsentrasi dalam menyelesaikan tugas/pelayanan. Pemeliharaan Allah senantiasa dalam aura positif, dalam kebenaran dan kekudusan, sesuai kuasa Allah dalam roh Kudus. Jadi selaras dengan ”Doa” Tuhan Yesus: ”Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran” (Yoh 17:17). Artinya permohonan kepada Allah Bapa, kiranya para murid saat itu dan orang percaya saat ini hidup dalam kekudusan dan kebenaran Allah, sebagai wujud pemeliharaan sejati dari Allah.
Tuhan Yesus sudah naik ke surga, dan Ia memberikan Roh Kudus dalam peristiwa Pentakosta. Berkaitan dengan pemeliharaan Allah, berarti pemeliharaan kepada umat berasal dari Allah yang hidup, yang berada dalam kemuliaan surga.

Senin, 11 Mei 2015

RENUNGAN MINGGU

KEKUATAN KASIH PERSAHABATAN
(Kis 10:44-48; Mzm 98:1-9; 1Yoh 5:1-6; Yoh 15:9-17)

Tuhan Yesus meletakkan dirinya sebagai sahabat bagi umat. Sahabat sejati, yang peduli dalam kondisi susah dan senang. Itu diwujudkan dengan Ia mau menyerahkan diri-Nya sampai wafat dalam rangka menebus umat dari dosa-dosa mereka. Sudah lumrah sahabat dekat di kala bahagia, tetapi tidak mesti mau berkorban untuk sahabatnya. Itu sahabat yang tidak sejati atau sahabat pura-pura. Tuhan Yesus sahabat sejati yang tidak mencari keuntungan pribadi, tetapi untuk keuntungan umat. Dibuktikan adanya penebusan dosa umat oleh Tuhan Yesus, melalui karya penyelamatan dalam kebangkitan dari wafat-Nya, menang atas kuasa maut (Yoh 15:13).

Senin, 30 Maret 2015

Memberi Makna Pada Derita (Yoh 12:12-16)

Renungan Minggu 29 Maret 2015

Tuhan Yesus memasuk kota Yerusalem dari Betania. Sebuah desa yang berada 3 km. arah timur dari Yerusalem. Memasuki Yerusalem, ibarat Tuhan Yesus masuk ”kandang singa”. Meski awalnya disanjung oleh para para pengikut dengan kata kemuliaan: ”Hosana!” (Yoh 12:13), tapi berikutnya berbalik menjadi: ”Salibkan Dia!”. Hosana (Yun: Wsanna, Osanna, Hosana) berarti: Kami mohon kepadamu, selamatkan kami; berubah menjadi salibkan Dia, artinya: singkirkan Dia, kami tidak membutuhkan-Nya. Yesus Kristus mengalami penderitaan, sengsara dan wafat di tengah kota Yerusalem. Akhir kehidupan dan akhir pelayanan-Nya berada di tengah kota ini.

Rabu, 18 Maret 2015

RENUNGAN MINGGU 15 Maret 2015


Tema: “Memandang Tuhan Yesus = Melihat Kasih”
(Yoh 3:14-21)

Kasih yang diberikan Tuhan Allah kepada manusia adalah kebutuhan dasar hidup manusia. Kasih yang menyelamatkan sampai ”terminal” akhir kehidupan manusia, yaitu surga. Kasih yang bukan sekedar kebutuhan jasmani sandang, pangan dan perumahan, tetapi juga kebutuhan rohani, yaitu ketenangan, damai sejahtera dan kerukunan. Bukan sekedar untuk saat ini selama hidup di dunia saja, tetapi untuk kekal selamanya dalam Kerajaan Surga.
                Kasih Tuhan Allah diwujudnyatakan melalui kedatangan Yesus Kristus. Ia mendapat amanat untuk menyelamatkan dunia dan isinya (Yoh. 3:16). Manusia, hewan, tumbuhan dan lingkungan hidup adalah sasaran penyelamatan Tuhan Yesus.

Selasa, 24 Februari 2015

"TIDAK MELAYANI: Berhutang Kepada Tuhan"

Dikutip dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 7 Februari 2014
Bacaan: 1 Petrus 4:7-11

 "Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah." 1 Petrus 4:10

Rasul Paulus menegaskan, "...kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita.

Senin, 02 Desember 2013

Saat Teduh

Berani Menyatakan Iman
Ayat: 1 Petrus 3:8-17

Tetapi sekalipun kamu harus menderita juga karena kebenaran, kamu akan berbahagia.
—1 Petrus 3:14

Ketika sedang menanti suatu prosedur pemeriksaan medis rutin di rumah sakit, saya memperhatikan di dinding terdapat sebuah pajangan salib. Seorang perawat kemudian mengajukan beberapa pertanyaan administrasi, termasuk pertanyaan “Apakah Anda punya kebutuhan rohani yang ingin Anda bicarakan dengan seorang pendeta?” Saya katakan bahwa saya menghargai tawaran yang diajukannya, suatu tawaran yang tak lazim untuk masa kini. Sambil tersenyum, perawat itu menjawab bahwa rumah sakit itu didirikan menurut prinsip Kristen dan “itulah bagian dari misi kami.” Saya kagum melihat orang-orang itu berani menyatakan iman mereka di tengah masyarakat yang semakin sekuler dan majemuk.

Rabu, 27 November 2013

RENUNGAN HARIAN

" Percaya Dialah Sang Raja "
Kolose 1 :11 - 20

Tuhan Yesus adalah Khalik, Pencipta, bukan ciptaan. Ia adalah gambaran Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan ( Kolose 1 : 15 ). berarti Ia memberkati umat, semua orang percaya yang setia kepada-Nya. Janganlah kuatir menjalani hidup, justru mantapkan langkah kehidupan bersama Yesus Kristus Juru Selamat dan sumber berkat.
Tuhan Memberkati.